Tips Merawat Rumah / Bangunan Agar Awet

Renovasi Rumah Bogor
Lima Hal Penting dalam Renovasi Rumah
logo-kantor-google-indonesia
Mengintip Desain Kantor Google Indonesia

Tips Merawat Rumah / Bangunan Agar Awet

project_mr_hadi (1)

Kenapa anda perlu mengetahui Tips Merawat Rumah/Bangunan? Bahwa kebersihan di dalam maupun di luar termasuk bentuk daripada ekpresi jiwa pemilik rumah. Mulai dari interior, ruang tamu, kamar mandi, lantai, dinding dan sebagaianya disana nampak jelas terlihat sifat penghuni sebenarnya apakah rajin atau tidak dalam memelihara tempat tinggal mereka.

Jadi, demi memaksimalkan perawatan rumah atau bangunan milik anda, mulai dari sekarang biasakan diri menata semuanya dari hal-hal sepele semisal memeriksa cat pada dinding, teknik memaku yang benar, menjaga kusen pintu dan jendela dari rayap dan masih banyak lagi. Sebelum terlambat, langsung saja ikuti tips berikut ini.

1. Lakukan pengecatan dinding dengan benar

Supaya lapisan cat tidak gampang mengelupas maka penggunaan plamur perlu dibatasi karena hanya berperan sebagai penutup retak-retak kecil pada dinding. Disinilah orang-orang salah mengartikanya bahwa plamur tidak bersifat mengikat cat tapi hanya pelapis sementara.

Disisi lain, perhatikan kondisi saat pengecatan yang sebaiknya pada saat matahari tak terlalu terik agar proses pengeringan berjalan sempurna. Nah, pertanyaanya sekarang, kapan perlu melakukan pengecatan ulang? Saat anda sudah menemukan pengapuran. Tanda paling mudah, saat menyapukan telapak tangan ke permukaan dinding biasanya akan muncul bekas putih. Artinya perlu dinding tersebut harus dicat kembali.

2. Perhatikan langkah memaku dinding

Pernah coba menggantungkan foto atau aksesoris di tembok dengan paku tapi dinding menjadi retak? Hal demikian disebabkan oleh campuran spesi kurang bagus pada dinding disamping anda juga salah saat proses memaku.

Nah, teknik yang benar adalah memberikan selotip silang pada area tembok, baru kemudian paku bagian tengah persilangan tersebut. Sesudah itu lepaskan selotip secara perlahan. Sedangkan bila bahan dinding memang kurang berkualitas, maka ada teknik lain yakni menyiramkan 2-3 sdm cuka pada dinding lalu biarkan sampai kering, barulah dapat dipaku.

3. Pemeliharaan jendela dan pintu

Seringkali jendela dan pintu dijadikan rumah rayap atau semut. Untuk mengatasi masalah ini, anda bisa mencampur oli dan solar (3:1) lalu aduk sampai rata. Kemudian tinggal oleskan merata pada area permukaan kayu. Biarkan sampai kering dan lanjutkan dengan proses pengecatan.

4. Perbaiki lantai keramik lepas atau retak

Jika melihat rantai keramik lepas atau retak sesegera mungkin diperbaiki agar keramik yang masih utuh tidak ikut-ikutan terlepas. Caranya, nat dikorek pakai benda tajam lalu pecah lantai sampai dasar dan pasang kembali keramik pengganti.

Apabila nat lantai ternyata juga rusak, maka bersihkan dahulu dengan air biasa. Celah-celah nat diisi campuran bahan gipsum agak cair biar meresap kedalam. kemudian biarkan mengering. Gampang kan?

5. Membersihkan kerak di kamar mandi

Pernah melihat lantai kamar mandi berkerak kuning kecoklatan? Saat itulah anda perlu membersihkanya demi menghindari sumber penyakit. Pertama-tama gosoklah berulang kali dengan batu apung dan air sabun lalu bilas pakai air bersih.

Selanjutnya, taburkan asam sitrat (Citroenzuur) pada dinding luar atau dalam beserta dasaran bak mandi. Biarkan kurang lebih 1 jam (agar zat berekasi), kemudian sikat sambil disiram air bersih. Jangan lupa di lap kering supaya terlihat bersih kembali.

6. Perbaiki lantai kamar mandi yang bocor

Kebocoran kamar mandi biasanya bermula dari nat-nat keramik akibat terkikis oleh air, sabun ataupun bahan kimia pembersih. Jadi, harus diketahui dulu sebelum memperbaiki lantai yang bocor pastikan dahulu dengan tekanan atau sedikit diketuk. Bila berbunyi nyaring jelas terdapat celah atau rongga kosong dalam keramik sehingga perlu dibuka serta ditata ulang.

7. Memperbaikai lantai lembab atau basah

Siapa bilang lantai basah atau lembab takkan menjadi masalah? Justru bila tidak diketahui penyebabnya maka akan timbul resapan air yang terus-menerus ke permukaan bahkan dapat membahayakan keluarga, kerabat atau saudaraa saat berada di rumah anda seperti kepleset.

Nah untuk cara mengatasinya, jika lantai benar-benar bukan kedap air maka bongkar keseluruhan lantai sampai dasar urugan pasir. Lalu lapisi lembaran plastik diatas urugan tersebut bersama campuran spesi kedap air (1 semen:2 pasir) setebal 3 cm. Dan lantai siap dipasang kembali.

9.Membasmi jamur di dalam rumah

Tips Merawat Rumah / Bangunan Agar Awet yang terakhir adalah pembasmian jamur. Pertama, bila anda menemukan jamur ringan dan baru saja menyerang bagian rumah seperti perabotan rumah tangga, plafon dan dinding maka pergunakan desinfektan atau cuka fungisida (pembasmi jamur) dengan cara meneteskannya pada lap pel (tak perlu banyak-banyak) lalu sapukan di bagian yang terserang jamur. Kenapa tidak memakai sikat saja? Beberapa referensi tidak menganjurkan karena dapat membuat spora malah menyebar ke tempat lain.

Sementara, untuk serangan jamur lama atau cukup berat alangkah lebih baik anda segera mengganti maupun mengecat ulang bagian tersebut.